7 Provinsi Terkaya di Indonesia Menurut Data Tahun 2021

Menurut Badan Data Statistik Pusat (BPS), terdapat sepuluh provinsi terkaya di Indonesia berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Saat ini, Jakarta menduduki peringkat pertama karena APBD tahun 2021 sebesar Rp72,18 triliun. Namun provinsi terkaya tidak hanya ada di Pulau Jawa saja. Dimana yang lainnya? Yuk baca daftar lengkapnya di sini!

7 Provinsi Terkaya di Indonesia

1. Jabodetabek

Jabodetabek adalah salah satu provinsi terkaya. Kok tidak? Jakarta memiliki anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesar dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019, anggarannya menjadi Rp62,3 triliun. Sedangkan pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi Rp 55,8 triliun. Kemudian pada tahun 2021 anggarannya kembali naik menjadi Rp72,18 triliun. Hal ini tidak mengherankan karena Jakarta merupakan motor penggerak perekonomian nasional. Dari perbankan dan perusahaan asing hingga sektor jasa dan komoditas. Namun, sektor yang paling mendominasi selama ini adalah industri jasa. Jabodetabek merupakan kawasan yang tidak pernah tidur. Segala aktivitas terus beredar tanpa henti. Sehingga menjadi penyumbang terbesar perekonomian Nasional.

2. Jawa Barat

Pindah dari Jakarta. Jabar menduduki peringkat kedua. Pada tahun 2019, Jabar memiliki anggaran sebesar Rp36,03 triliun. Penerimaannya kurang dari Rp34,5 triliun pada tahun 2020. Dan setahun kemudian, anggarannya meningkat menjadi Rp41,47 triliun pada tahun 2021. Tak heran, ada lima sektor yang bisa diandalkan Jabar untuk mengangkat perekonomian di tingkat Nasional. Mulai dari pakaian jadi pada industri tekstil, kimia, jamu, logam, komputer, elektronik, permesinan, dan transportasi. Selain itu, pariwisata juga merupakan salah satu industri yang menunjang eksistensi berbagai sektor perekonomian di Jawa Barat, seperti Tangkuban Perahu, Pantai Pangandaran, Taman Safari Indonesia, dan masih banyak lagi.

3.Jawa Timur

Setelah Jawa Barat, berikutnya adalah Jawa Timur, provinsi termakmur ketiga. Jika dilihat dari anggaran tahunannya pada tahun 2019, pendapatan Jawa Timur sekitar Rp33,45 triliun. Kemudian pada tahun 2020 sedikit menurun menjadi Rp 31,6 triliun. Untuk penurunan selanjutnya pada tahun 2021 menjadi 31,2 triliun. Menurut Kepala Badan Pembangunan Daerah Jatim Mohammad Yasin, turunnya APBD Provinsi Jatim bukan hanya karena pendapatan daerah, tapi juga karena dana yang diberikan pemerintah pusat akibat COVID-19. Selain itu, belanja APBD 2022 juga cukup besar: belanja pegawai. Namun terlepas dari itu, Jawa Timur akhirnya bangkit kembali melalui beberapa sektor andalannya seperti industri pangan, infrastruktur, agribisnis, minyak, gas, dan pariwisata.

4. Jawa Tengah

Jawa Tengah merupakan provinsi paling makmur keempat di Indonesia. Pada tahun 2019, anggaran tahunannya sebesar Rp 25,80 triliun. Kemudian sedikit menurun pada tahun 2020 menjadi Rp 25,39 triliun. Anggaran itu kembali meningkat pada tahun 2021 menjadi Rp 26,7 triliun. Jawa Tengah terkenal dengan industri andalannya: pertanian dan perkebunan, perikanan dan industri, serta pariwisata. Namun, sektor yang paling mencolok di sana adalah pertanian dan perkebunan. Mulai dari padi, jagung, karet, kopi, tebu, hingga kakao.

5. Papua

Provinsi tersejahtera kelima di Indonesia kali ini bukan dari Pulau Jawa melainkan dari Papua. Pada tahun 2021, anggaran tahunan Papua sebesar Rp16,2 triliun. Sayangnya menurun menjadi Rp 12,7 triliun pada tahun 2020. Kemudian meningkat lagi pada tahun 2021 menjadi Rp 14,7 triliun. Bicara Papua, sektor unggulannya pasti pertambangan. Di Papua, hasil tambang unggulan adalah emas dan tembaga. Papua merupakan penghasil pertambangan terbesar di dunia. Tapi itu bukan hanya penambangan. Papua juga merupakan provinsi yang terkenal sebagai penghasil kayu. Salah satu kayu yang berasal dari provinsi ini adalah kayu kayu. Kayu ini biasanya digunakan untuk membuat kusen jendela dan pintu.

6.Aceh

Selain wilayah Papua dan Pulau Jawa, urutan keenam dimiliki oleh Aceh, provinsi di Pulau Sumatera. Pada tahun 2019, Aceh memiliki anggaran sebesar Rp15,7 triliun. Kemudian menurun menjadi Rp14,4 triliun pada tahun 2020 dan berlanjut menjadi Rp13,8 triliun pada tahun 2021. Provinsi Aceh mempunyai keunggulan dalam sektor pertambangan. Ia memiliki minyak dan gas alam, emas, dan batu bara. Merupakan penghasil gas alam terbesar, tepatnya di Lhokseumawe.

7. Sumatera Utara

Selain Aceh, ada juga Sumatera Utara yang menduduki peringkat ketujuh provinsi terkaya di Indonesia. Selain Aceh, ada juga Sumatera Utara yang menempati posisi ketujuh sebagai provinsi terkaya yang ada di Indonesia. Provinsi Sumatera Utara mempunyai peran penting dalam perekonomian Nasional. Terutama karena industri makanan dan minuman, industri logam dan kelapa sawit, kopi, serta kakao. Terlebih lagi, Sumatera Utara juga merupakan sumber pangan terbesar di luar Pulau Jawa. Komoditi utamanya adalah padi dan jagung.