Pengertian Tentang Apa itu Saham Serta Keuntungan dan Resikonya

Allfinanceadvice.com – Saham merupakan surat bukti atau tanda atas kepemilikan sebagian modal dari perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain sesuai dengan modal yang di setor. Ada 4 hak yang harus di miliki sang pemegang saham, terhadap perusahaan atas penyerahan sebagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan juga pengawasan. Saham berbentuk lembaran kertas yang mana tentu saja ini bukan lembaran kertas biasa.  Lembaran kertas saham menunjukan kepemilikan sah dari suatu perusahaan dengan persentase kepemilikan yang sesuai dengan nilai investasi yang ditanamkan.

Pemegang saham juga memiliki hak untuk hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan jumlah saham yang dimiliki. Pemilik saham juga berhak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah saham yang ia miliki. Pembagian dividen ini biasanya bergantung kepada keuntungan yang di dapatkan oleh perusahaan dan juga di atur dalam anggaran dasar perusahaan. Penerbitan saham ini juga merupakan salah satu cara bagi para perusahaan untuk mendapatkan modal tambahan untuk pengembangan bisnis dalam jangka panjang. Saham juga bisa di perjualbelikan melalui Bursa Efek dengan harga yang di sesuaikan dengan kondisi perusahaan dan ekonomi nya. Salah satu cara untuk memiliki saham perusahaan yaitu adalah dengan cara membelinya di pasar modal.

Keuntungan memiliki Saham

  • Mendapatkan dividen

Dividen merupakan bagian keuntungan dari perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Jumlah atau banyak nya dividen yang akan dibagikan harus sesuai dengan apa yang sudah di usulkan oleh Dewan Direksi perusahaan dan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

  • Capital Gain

Capital Gain adalah keuntungan ketika investor menjual saham nya dengan harga yang lebih tinggi dari harga saat ia  membelinya. Saham termasuk  aset yang likuid, Sehingga mudah untuk diperjualbelikan (via Bursa).

Risiko memiliki Saham

  • Tidak Mendapatkan Dividen

Pada umumnya perusahaan membagi dividen ketika perusahaan mendapati kinerja yang baik. Namun ketika perusahaan sedang mengalami penurunan kinerja atau dalam kata lain merugi maka, perusahaan tidak dapat membagikan dividen kepada pemegang saham.

  • Capital Loss

Capital Loss adalah kebalikan dari Capital Gain. Yaitu hal ini dapat terjadi jika kita menjual saham yang kita miliki lebih rendah dari harga pada saat kita membelinya.

  • Risiko Likuidasi

Apabila Emiten bangkrut atau dilikuidasi, Maka para pemegang saham memiliki hak klaim terakhir terhadap aktiva perusahaan, setelah seluruh kewajiban Emiten dibayarkan. Kemungkinan terburuk nya adalah jika tidak ada lagi aktiva yang tersisa, maka para pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa dari perusahaan.

Baca juga : Alasan Mengapa Mengkonsumsi Cokelat Dapat Meningkatkan Kebahagiaan