Jakarta – Perekonomian memegang peranan penting dalam membentuk kehidupan kita sehari-hari, dan strukturnya bukan sekadar hasil dari sifatnya yang inheren. Sepanjang sejarah, ekonom terhebat di dunia telah meninggalkan dampak yang langgeng, mengembangkan teori-teori yang terus memengaruhi lanskap ekonomi saat ini.
Daftar Ekonom Terhebat di Dunia
Menurut The Complete University Guide dan Study International , Adam Smith sering dipuji sebagai ekonom terhebat di dunia. Namun, banyak ekonom berpengaruh lainnya yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk ekonomi modern, termasuk:
1. Adam Smith (1723–1790)
Sering disebut sebagai “Bapak Ekonomi”, Adam Smith terkenal karena karya pentingnya The Wealth of Nations (1776), yang menjadi dasar bagi ekonomi klasik. Konsep ekonom Skotlandia tentang “tangan tak kasat mata”, yang menjelaskan bagaimana individu yang mengejar kepentingan pribadi mereka dapat menghasilkan kemakmuran kolektif, tetap menjadi landasan bagi bidang tersebut.
Lebih dari itu, sebagai ekonom terhebat di dunia, Smith juga dihormati secara luas karena menciptakan konsep PDB yang sekarang menjadi ukuran besarnya suatu perekonomian.
2. David Ricardo (1772–1823)
David Ricardo adalah salah satu ekonom paling terkenal yang menghabiskan lebih dari satu dekade mempelajari ekonomi. Meskipun ia menerbitkan beberapa karya selama kariernya, Principles of Political Economy and Taxation (1817) menonjol sebagai kontribusinya yang paling berpengaruh. Dalam karya ini, Ricardo memperkenalkan teori keunggulan komparatif, sebuah prinsip dasar dalam perdagangan internasional.
3. Alfred Marshall (1842–1924)
Salah satu sumbangan Alfred Marshall yang paling signifikan bagi teori ekonomi adalah konsep penawaran dan permintaan. Dalam karya inovatifnya Principles of Economics (1890), Marshall juga memperkenalkan konsep-konsep kunci lain yang telah menjadi dasar bagi literatur ekonomi, seperti dikutip dari Britannica .
Ini termasuk gagasan surplus konsumen, elastisitas permintaan, dan perusahaan perwakilan, yang semuanya terus membentuk cara kita memahami pasar saat ini.
4. Millicent Fawcett (1847–1929)
Meskipun dikenal terutama karena aktivismenya dalam hak-hak perempuan, Millicent Fawcett juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap teori ekonomi. Advokasinya untuk melibatkan perempuan dalam diskusi ekonomi menantang pandangan tradisional, dan karyanya dalam menjembatani kesenjangan gender dalam ekonomi membuka jalan bagi ekonom perempuan masa depan.
Pengaruh Fawcett juga terlihat dalam karyanya yang terkenal, Political Economy for Women (1870), yang diterbitkan sebanyak sepuluh kali selama 41 tahun. Keberhasilannya terletak pada sifatnya yang ringkas, namun memberikan wawasan yang mendalam tentang teori ekonomi.
5. John Maynard Keynes (1883–1964)
John Maynard Keynes, yang dipengaruhi oleh gagasan Alfred Marshall, memberikan dampak signifikan pada politik dan ekonomi. Lahir di Cambridge, Keynes terkenal karena mengembangkan ekonomi Keynesian, sebuah teori yang berfokus pada penyebab pengangguran berkepanjangan.
Karya utamanya, The General Theory of Employment, Interest, and Money , memberikan landasan ekonomi untuk memahami dan menangani isu-isu ini.
6. Milton Friedman (1912–2006)
Ekonom AS, Milton Friedman, terkenal karena perannya dalam kapitalisme pasar bebas dan monetarisme abad ke-20. Advokasinya untuk intervensi pemerintah yang minimal dan karyanya tentang kebijakan moneter membantu membentuk kebijakan ekonomi di seluruh dunia.
A Monetary History of the United States karya Friedman merupakan salah satu karyanya yang paling terkenal, yang meletakkan dasar bagi teori moneter modern.
7. W. Arthur Lewis (1915–1991)
Sir Arthur Lewis tidak mendapatkan reputasinya sebagai ekonom terhebat di dunia bukan hanya karena ia adalah seorang peraih Nobel, tetapi juga karena kontribusinya yang luar biasa terhadap teori ekonomi. Pada tahun 1979, ia berbagi Penghargaan Nobel Ekonomi dengan Theodore W. Schultz.
Lewis diakui secara luas atas model pembangunan ekonomi dua sektornya, di mana ia mengeksplorasi hubungan antara sektor pertanian dan industri di negara-negara berkembang.
8. Warren Buffett (1930–)
Salah satu investor terhebat sepanjang masa , Warren Buffett telah menunjukkan pengaruhnya pada pemikiran ekonomi dan strategi investasi. Meskipun ia bukan ekonom tradisional, pendekatan Buffett terhadap investasi nilai telah membentuk pasar keuangan.
Hingga hari ini, ia tetap menjadi tokoh dominan di bidangnya, sebagian besar karena perannya sebagai Ketua Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan induk konglomerat multinasional Amerika.
9. Elinor Ostrom (1933–2012)
Pada tahun 2009, Elinor Ostrom mengukir sejarah sebagai wanita pertama yang memenangkan Penghargaan Nobel di bidang Ekonomi. Penelitiannya yang inovatif menantang pandangan tradisional tentang sumber daya milik bersama dan hak milik. Berkat pengaruhnya yang signifikan, Ostrom masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time tahun 2012, sebagaimana dicatat oleh Investopedia .
10. Dambisa Moyo (1969–)
Dambisa Moyo adalah ekonom dan penulis Zambia yang dikenal karena kritiknya yang blak-blakan terhadap bantuan internasional dan advokasinya untuk solusi berbasis pasar untuk mengatasi kemiskinan di Afrika. Buku-bukunya, seperti Dead Aid , telah memicu perdebatan global tentang efektivitas bantuan asing dan perlunya reformasi ekonomi struktural di negara-negara berkembang. Dia sekarang menjadi anggota House of Lords Inggris dan kepala Versaca Investment.
11. Esther Duflo (lahir 1972)
Esther Duflo secara luas dianggap sebagai salah satu ekonom paling populer, yang dikenal karena karyanya yang inovatif di bidang pengentasan kemiskinan. Pada tahun 2019, ia dianugerahi Penghargaan Nobel Ekonomi, berbagi kehormatan tersebut dengan Abhijit Banerjee dan Michael Kremer.
Kerja kolaboratif mereka sangat berpengaruh, dan metode serta pendekatan mereka telah menjadi standar dalam bidang ekonomi pembangunan.
Dari ide-ide klasik Adam Smith hingga kritik modern Dambisa Moyo, masing-masing ekonom populer memiliki dampak yang mendalam pada cara kita memahami lanskap. Untuk eksplorasi yang lebih mirip, mari kita lihat para pemimpin bisnis yang paling berpengaruh.